ja_mageia

Selamat datang di website ACC UII terbaru - semoga kami dapat memberikan layanan yang lebih baik
Adaptasi di divisi baru PDF Print E-mail
Friday, 14 December 2012 08:18

Kepada Yth Bapak /Ibu

Alumni Career Center UII

di Tempat

Sekitar dua bulan ini saya sudah menempat divisi yang lain pada perusahaan yg sama,sebelumnya di divisi yang pertama saya sudah menjalani sekitar 4 tahun.Pada waktu ada tes untuk mengisi kekosongan di divisi baru saya mencalonkan diri bersama teman saya, ternyata saya yg lulus.Pada awalnya saya memang berniat pindah ke divisi lain karena di divisi yang pertama saya sudah tidak nyaman dengan lingkungan dan terutama Kepala Bagian nya. Walaupun di divisi yang lama saya sudah sangat nyaman dengan pekerjaannya. Harapan saya di divisi baru ada suasana kerja yang baru dan saya sudah mengenal juga sebagian personilnya.Sebelumnya saya juga sudah lumayan tahu bidang pekerjaannya karena masih berhubungan dengan divisi pertama

Tetapi selama dua bulan saya jalani kok ternyata tidak semudah yang saya bayangkan, karena kalau di tempat yang lama sudah tinggal menjalankan program, sedangkan di tempat baru lebih banyak hal baru yang belum pernah saya lakukan semisal membuat jawaban surat negoisasi atau harus kreatf membuat pengaturan sendiri tentang pekerjaan kita yang menurut saya saya lemah utk di bidang tersebut.Dan juga di tempat yang baru mereka masih berusia di bawah saya dan mereka pendidikan sarjana sedangkan saya memulai karir dari bawah dari bagian kasir, sampai saya di tempatkan di unit pusat.

Saya sudah bertanya ke bagian HRD sepertinya tidak bisa kalau kita seandainya pindah ke tempat yang semula lagi karena juga menyangkut kondite kita.

Mohon bantuan saran dari Bapak Ibu, saya harus bagaimana. O ya Ka Bag di tempat yang baru jauh lebih baik dan kalem, tidak seperti di tempat lama , cerewt dan hampir semua teman2 saya pernah sakit hati dengan ucapannya. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih

 

DD

Jawab:

Assalamualaikum Wr Wb

Selamat sore, DD

Setiap manusia pasti menginginkan untuk bisa beranjak menuju titik yang lebih baik, dan untuk bisa menuju titik itu pasti kita akan menemui begitu banyak tantangan karena kita harus keluar dari zona nyaman kita. Sebuah analogi sederhana, Janin yang masih berada dalam perut sang ibu pasti merasa sangat nyaman berada di perut ibu. Aman, hangat, selalu mendapatkan asupan makanan, dan tak pernah lepas dari sang ibu. Akan tetapi, ketika ia berada di dalam perut, bayi tak bisa melihat betapa lebih indahnya dunia di luar perut ibu. Sehingga senyaman apapun ia dalam perut ibu, ia harus keluar agar bisa melihat indahnya dunia. Untuk bisa beradaptasi di dunia barunya, bayi membutuhkan perjuangan yang tidak mudah, ketika ia dilahirkan ia mengalami proses perjuangan yang luar biasa berat. Sehingga ketika ia berhasil keluar, ia menangis sejadi jadinya. Meskipun demikian, sang bayi pasti keluar dengan tangan menggenggam yang bermakna ia akan optimis menjalani hidupnya.

Hal yang sama terjadi pada diri Anda. Saat ini Anda sedang berada pada masa-masa transisi menuju keberhasilan selanjutnya. Dengan beranjak dari rutinitas, kebiasaan, dan pekerjaan yang itu-itu saja, Insyaallah Anda sudah memutuskan sesuatu yang tepat. Anda mendapatkan posisi baru, pekerjaan baru, dan tentunya akan mendapat ilmu dan keterampilan baru sebagai bagian pekerjaan baru Anda. Anda tidak perlu ragu, tetap yakin dengan keputusan yang telah diambil dan bersiaplah untuk mendapatkan kejutan-kejutan special dari Allah untuk hidup Anda. Beberapa hal  yang perlu dilakukan adalah  :

1. Bersyukur

Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas apa yang telah anda dapatkan dari dulu hingga sekarang. Rasakan betapa Maha pengasihnya Allah yang telah memberikan segalanya pada kita. Keluarga, teman, pekerjaan, dan bahkan sekarang juga mendapat KaBag yang baru jauh lebih baik. Jangan sampai hanya gara-gara kurang bersyukur jalan hidup kita yang seharusnya lancar dan terbuka lebar menjadi sempit dan tertutup.

2. Positif thingking

Berusahalah untuk selalu berpikir positif (khusnudzon) atas apa yang terjadi, karena kita adalah seperti apa yang kita pikirkan. Dengan berpikir positif maka apa yang akan kita lakukan juga akan cenderung pada hal-hal yang positif. Hal ini penting karena seringkali orang menginginkan perlakuan positif dari orang lain, tapi justru tidak mau berpikir positif bagi dirinya sendiri.

3. Continuous Improvement

Mulailah untuk melakukan pembenahan dan improvisasi pada diri sendiri. Perkaya diri dengan keterampilan baru yang tentunya mendukung kinerja di kantor. Langkah yang bisa dijalani adalah dengan memulai dari hal-hal yang kecil. Terus-terus dan terus belajar, insyaallah keterampilan yang dimiliki akan bertambah. Dengan begitu insyaallah hambanatan dan tantangan yang dihapadi akan semakin mudah.

Dan yang terakhir, jangan berhenti berdoa pada Allah SWT agar selalu ditunjukkan jalan yang terbaik. Semoga selalu dinaungi rahmat dan ridho Allah SWT.

Salam semanggi

Salam semangat tinggii…

Wassalamualaikum Wr Wb

 

 

Last Updated on Friday, 14 December 2012 08:24
 
Banner
Banner
Loading tweets...
mod_vvisit_counterHari ini121
mod_vvisit_counterMinggu ini4042
mod_vvisit_counterMinggu Sebelumnya16542
mod_vvisit_counterBulan Ini56283
mod_vvisit_counterBulan Sebelumnya54574
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung2046401

We have: 3 guests, 1 bots online

Event Terakhir

  • BRI
  • 02 October , 2014 (08:00 - 09:00)(Recruitment)

    BRI OCR di Gedung Auditorium Kahar Mudzakir Kampus Terpadu UII

  • BTPN
  • 23 September , 2014 (08:00 - 09:00)(Recruitment)

    BTPN Syariah OCR di Gedung Kuliah Umum Kampus Terpadu UII

Event Selanjutnya

Kalender ACC

November 2014
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
Lihat Event Lengkap ACC