PT Wijaya Karya Beton Tbk Kembali Adakan Campus Hiring di UII

Diposting Oleh Admin ACC UII    17 Mei 2017    15:41:04

Kategori Berita

PT Wijaya Karya Beton Tbk Kembali Adakan Campus Hiring di UII

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton), kembali mengadakan campus hiring di Universitas Islam Indonesia, pada Jumat-Senin, 14-17 April 2017. Lebih dari 350 jobseekeryang lolos seleksi berkas datang menghadiri seleksi tersebut di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Sardjito UII. Pada rekrutmen kali ini WIKA Beton khusus mencari lulusan D3/S1 dari jurusan Teknik Sipil dan Akuntansi.

Perwakilan Human Capital pusat WIKA Beton,Taufiqul Huda, memaparkan rekrutmen kali ini diadakan di kota Yogyakarta karena Yogyakarta dan sekitarnya adalah salah satu kota dengan pendaftar terbanyak dan memiliki akses yang mudah untuk dijangkau. Setiap tahun WIKA Beton selalu mempercayakan UII Career Center, sebagai media untuk promosi, administrasi pendaftaran, serta lokasi pelaksanaan seleksi calon pegawai.

Menurutnya proses seleksi kali ini merupakan yang terbesar dari proses seleksi yang pernah diselenggarakan oleh WIKA Beton. Hal ini didasarkan pada banyaknya pelamar yang ikut serta dalam proses seleksi. WIKA Beton tidak menekan jumlah pelamar yang akan diterima, akan tetapi pihak perusahaan akan melihat kemampuan dari para pelamar baik soft skill, hard skill, dan kemampuan fisik untuk dapat bekerja baik indoor maupun outdoor.

Generasi saat ini yaitu “Generasi Y”, menurutnya memiliki keunikan tersendiri dalam cara mereka bekerja. Generasi ini sangat menjujung passion mereka, tidak menyukai adanya aturan yang ketat dalam sistem kerja, mudah bosan, menyukai pekerjaan-pekerjaan yang tidak monoton, serta tidak bisa lepas dari tegnologi.

“Tipe calon pegawai yang diharapkan WIKA Beton adalah orang-orang yang memiliki semangat kerja tinggi, kredibilitas diri yang baik, serta kemauan untuk terus memberikan yang terbaik pada perusahaan. Diharapkan siapapun yang lolos pada seleksi ini akan terus berkomitmen memajukan perusahaan dan menciptakan suasana kerja yang lebih menarik untuk membentuk suatu budaya organisasi yang sehat” ungkapnya. 


Artikel terkait
  • tidak ada artikel terkait